Visi 2030 dan Roadmap 2010 Industri Nasional

Visi 2010 Industri Nasional

Dalam periode 25 tahun ke depan dengan dasar sistem politik yang demokratis dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden secara langsung setiap lima tahun, dapat diciptakan Republik Indonesia sebagai Negara Industri Maju dan Bangsa Niaga Tangguh yang makmur dalam keadilan dan adil dalam kemakmuran, melalui :

1.  Kebangkitan kekuatan rekayasa, rancang bangun, manufaktur dan jaringan penjualan produk Industri Nasional, terutama dengan menghasilkan barang dan jasa berkualitas unggul yang menang bersaing dengan produk negara-negara di kawasan Asia seperti Vietnam, Malaysia dan Cina, baik dipasar domestik maupun Regional.

2. Kebangkitan kekuatan industri nasional pengolah hasil sumber daya alam dengan produk olahan bermutu terjamin, sehingga dapat dicapai swasembada pangan secara lestari dan berkemampuan ekspor.

3. Kebangkitan daya cipta dan kreativitas rekayasa dan rancang bangun putra-putri Indonesia, sehingga industri nasional berbasis tradisi dan budaya bangsa dapat tumbuh berkembang kembali melalui produk berkualitas tinggi yang dicintai dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai “life style” masyarakat Indonesia.

Roadmap 2010 Industri Nasional

Wujudkan Tiga Misi Utama Industri Nasional, untuk mencapai :

1. Pertumbuhan Ekonomi di atas 7%

2. Peningkatan Daya Tarik Investasi dan Daya Saing Bangsa

3. Penciptaan Lapangan Kerja dan Penurunan Angka Kemiskinan

Dengan menggunakan tiga ujung tombak kebijakan strategis, berupa :

1. Kebijakan untuk melakukan Restrukturisasi Total Industri Nasional

2. Kebijakan untuk melakukan Reorientasi Arah Kebijakan Ekspor Bahan Mentah

3. Kebijakan untuk melakukan Penataan Ulang Tata Niaga Pasar Dalam Negeri

Yang difokuskan pada Sepuluh klaster Industri unggulan.

Dengan secara sistimatis, bertahap dan konsisten melaksanakan secara strategis, 6 (enam) kelompok prioritas implementasi dan tindakan nyata, melalui pelbagai insentif bagi industri nasional dalam rangkaian paket kebijakan moneter dan fiskal yang diintegrasikan kedalam kebijakan industri dan perdagangan.

Fokus pada Sepuluh Klaster Industri Unggulan

Empat Klaster Industri Unggulan Pendongkrak Pertumbuhan Ekonomi Diatas 7 %

1. Industri Tekstil dan Produk Tekstil , Sepatu dan Alas Kaki

2. Industri Elektronika dan Komponen Elektronika

3. Industri Otomotif dan Komponen Otomotif

4. Industri Perkapalan

Tiga Klaster Industri Unggulan Peningkatan Daya Tarik Investasi dan Daya Saing bangsa

1.  Industri Pengembang Infrastruktur, seperti : Industri Pembangkit Sumber Energi, Industri Telekomunikasi, Pengembang Jalan Tol, Konstruksi, Industri Semen, Baja dan Keramik

2.  Industri Barang Modal dan Mesin Perkakas

3.  Industri Petrokimia Hulu/Antara, termasuk Industri Pupuk

Tiga Klaster Industri Unggulan Penggerak Pencipta Lapangan Kerja dan Penurunan Angka Kemiskinan

1. Industri Pengolahan Hasil Laut & Kemaritiman

2. Industri Pengolahan Hasil Pertanian, Peternakan, Kehutanan dan Perkebunan, termasuk Industri Makanan dan  Minuman

3. Industri Berbasis Tradisi dan Budaya, utamanya: Industri Jamu, Kerajinan Kulit-Rotan dan Kayu (Permebelan),  rokok Kretek, Batik dan Tenun Ikat

http://www.kadin-indonesia.or.id

Perihal bpkimi
Informasi Hasil Litbang & Kebijakan Iklim Mutu Industri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: